Showing posts with label Ungkapan jiwa. Show all posts
Showing posts with label Ungkapan jiwa. Show all posts

CONFUSE

Hmhhh,,, bingung.. kenapa masalah ini ga juga selesai2? aku letih dengan tanya keluarga,, dan aku pun letih dengan cara mereka.. aku tak mengerti apa mau mereka sebenarnya. harus bagaimanakah sebenarnya hidup ini?
merasa dikucilkan, tidak dianggap, dst,, itu sudah pasti..
aku harus berjuang sendiri.. karna mgkn semua inipun salahku. ya, aku benar2 sendiri. aku memperjuangkan cintaku, meski orang yang kucintai pun kadang masih memandangku sinis. aku pasrah tuhaan... aku pasrah.. aku hanya bisa menjalani hari per hari,, dgn semangat yang tersisa. aku terpuruk. aku tersudut.
Aku merasa kakak dan adik ku tidak lagi menaruh kepercayaan pada kekasihku,, mungkin mereka trauma dgn janji-janji sebelumnya,, aku pun ga bisa menyalahkan mereka.. meski mereka pun mengatakan "semua terserah pilihanmu". Terlebih akhir-akhir ini, mereka sangat cuek dan menyerahkan sepenuhnya padaku, ga ada lagi peduli.. huffhh.. ya, aku sedih,, pastilah aku sedih.. Adikku bahkan sangat cemburu dgn perjuanganku ini. suatu hari dia protes "sepertinya hidupmu hanya untuk lelaki itu ya".. aku sedih, karna meskipun benar begitu, aku tetap berfikir ttg papa, ibu dan keluarga...
Aku sendiri....
ibu yang dulu sangat semangat, sekarang sibuk hanya memikirkan adikku.. meski caranya kadang menyebalkan, dengan sejuta tanya dan tekanan, papa lah yang paling memperhatikanku... papa lah yang selalu berfikir masa depanku.. I love you a lot papa... andai Papa sehat.. andai papa sekuat dulu... ya Rabb,, sembuhkan papaaaaa....
AKU sendiri...
ketika semua telah tidak peduli kecuali papa... ketika semua seolah lepas tangan.. aku harus berjuang sendiri.. ya, aku sendiri.. aku seperti tidak punya sesiapapun tempatku meminta pendapat.. untuk bercerita pun aku takut.. aku hanya bisa pasrah....
Aku sendiri.. bahkan ketika aku berdiri sendiri untuk memperjuangkan kekasihku.. dia yang kucinta pun tidak pada pihakku... tidak jarang justru mencerca dan menekan, mencari salahku.. aku letih jalani hidup ini sendiri. aku letih harus terus berjalan dengan semua beban ini...
Dalam perjuangan ini, dedikasiku pada cinta ini, pertanyaan yang menyisakan kontemplasi panjang muncul dari calon ibu mertua "apakah benar-benar mau menikahi mas? atau mgkn hanya sekedar status?" ya Allaaaaahhhhh... beraattt yah, hidup ini.... harus bagaimana lagi menunjukkan cinta ini? harus bagaimana lagi menunjukkan kasih ini? harus dgn apa lagi menunjukkan rasa ini??? jika hanya status, kenapa harus dia? tidakkah mereka tau, bagaimana keluarga memandang sinis ketika aku selalu menolak siapapun yang mereka tawarkan?? tidakkah mereka tau bagaimana aku mempertahankan dan membentuk image terbaik tentang kekasihku pada keluarga??

AAAAHHHHH, ntahlaahhh... aku sudah tak tau lagi harus bagaimana jalani hidup ini.. di semua lini telah dipojokkan.. aku sendiri... ya, AKU SENDIRI... biarlah menjadi tumpuan kemarahan, kebencian, cerca, maki semua orang,, teman, sahabat, keluarga,calon keluarga dan bahkan kekasih tercinta... ntah dimana salah diri ini... mungkin memang hidupku telah sangat salah... aku pun tak mengerti...
Selengkapnya...

Cinta ini....

Berlebihan mungkin... Tapi percayalah.. Cinta ini tetap pada satu hati.. Tak mudah bagiku jatuh cinta.. Meski sekian banyak hati yg mengundang... Ya.. Maafkan aku bunda.. Kali ini menolak lagi pintamu.. Ya Allaaah... Maafkan aku.. Karna hatiku tak mampu... Bukan kesempurnaan yg kucari.. Bukan apa yg mereka iming2i... Aku ingin hatiku.. Aku ingin dia.... Ya Allaaah.. Salahkah aku menolak? :(....

"milih banget sih, harus yg sempurna ya ga ada"... Kerabatku... Aku tidak sedang mencari kesempurnaaan.... Aku tidak sexang mencari lelaki dgn segala kelebihan... Tp hatiku hanya menginginkannyaaaaa... Ya Allaaah... Dialah lelaki yang 6 tahun terakhir mengisi hidupku.. Dia lah yg beriku banyak pelajaran ttg hidup... Aku tak bisa memberikan hatiku pada yang lain.... Aku sangat mencintainyaaa...

Tak ada maksudku meremehkan pilihan kalian... Aku tau pilihan2 itu baik... Tp hatiku tak mampu... Aku mohon pengertiannyaaaa... Bantu aku... Bantu aku utk menyempurnakan kasih kami... Jangan paksa aku menerima pilihan kalian... Aku hanya ingin dia...


Selengkapnya...

kisahku....

Aku ingin menangis. pengena banget nangis. sedih. ntahlah. apakah harus sedih atau ngga. aku sangat bersyukur ya Allah dengan segala karunia yang Engkau limpahkan kepadaku,, orangtua yang baik lagi penuh kemampuan sejak aku kecil.. masa kecil yang lebih dari bahagia. pendidikan yang cukup juga aku dapatkan tanpa harus berjuang keras seperti orang-orang lain untuk biaya sekolah, aku bahkan lebih dari cukup. sejak kecil hidupku sangat bahagia ... Syukurku padaMU ya Robb...

menginjak dewasa, aku mengenal cinta.. aku punya hubungan khusus dengan lawan jenis.. bertukar cerita. saling berkirim surat dan memberikan motivasi satu dan lain.. Hingga aku pun menginjak bangku kuliah..
Pada masa kuliah,, aku pun mengenal seorang laki-laki yang cukup baik menurutku.. dia mendekatiku dan mengutarakan cintanya.. aku melihatnya sebagai seorang yang fasih beragama.. dia rajin ibadah dan tiap kali ada pengajian, dia selalu menjadi pemimpin pengajian,,, kami menjalani hubungan dengan hari-hari kami habiskan dengan bercerita.. layaknya teman dekat.. yang memberikan perhatian lebih satu dan lain...
hingga suatu saat... kami pun telah menyelesaikan perkuliahan kami.. dan kembali ke kota asal.. aku mulai berfikir tentang 'pernikahan'????? *malu.com* ya layaknya manusia normal,, aku pun menginginkan sebuah pernikahan,, punya keluarga dan membina keluarga.. dengan pasanganku,, kami berbincang tentang masa depan,,, sedikit demi sedikit... namun,, di setiap perbincangan, aku seringkali kecewa dengan jawaban2nya.. dan usaha2nya untuk menjadi seorang imam tak kunjung terlihat... aku pun berfikir.. bermimpi untuk memiliki seorang imam yang bertanggungjawab terhadap keluarga dan punya semangat untuk usaha bukan yang hari-hari sukanya tidur dan mengandalkan orang tua.. :(
singkat cerita, aku mengenal seorang laki-laki yang kharismatik,, ya.. sangat kharismatik,, meski pada awalnya aku sangat tidak tertarik dengan caranya.. dengan usahanya,, aku pun luluh,,, aku melihat dia sebagai sosok laki-laki yang penuh perjuangan,, bertanggungjawab, dan romantis... sosok yang tak pernah menyerah.. aku mengaguminya...
kami pun akhirnya dekat,, dan hari-hari penuh kejutan,, aku menyayanginya dengan penuh... aku pun merasakan sayangnya,,, kasihnya padaku,,, bertahun... tahun-tahun pertama, aku tau dia menyimpan sesuatu dariku,, yang aku tak tau apa.. karna dia selalu membatasi aku untuk mengenal teman-temannya.. akupun tak pernah diperkenalkan ke keluarganya,, hingga hitungan tahun.. aku hanya bisa bersabar,, karna aku yakin, aku mencintai,,, dan aku hanya berharapa dia mencintaiku dengan tulus.. tahun pertama berlalu.. goncangan-goncangan kecil,, karena kedekatannya dengans eorang perempuan lain,, yang dia akui hanya dianggapnya sebagai adik,,, meski perempuan itu pun pernah menghardikku... aku tetap bertahan,, karna aku memang mencintainya... tahun kedua,, hubungan kami goncang lagi... aku mendapat kesempatan untuk mengikuti kegiatan pertukaran pemuda internasional.. dia sangat tidak setuju,,, namun aku ingin sekali dia tau bahwa aku akan tetap setia.. dan ini peluang.. aku pun memutuskan untuk tetap berangkat san menjaga segala kesetiaanku... semua teman-teman pun kubohongi, bahwa aku telah bertunangan,, karna aku pun membalutkan cincin emas polos di jari manisku.. :) aku tetap setia... aku tetap mengingatnya di manapun... aku menyelesaikan tugasku sebagai duta bangsa dengan baik,, kami pun bertemu kembali,, penuh rasa rindu... ya... penuh rasa rindu... namun,, tanpa sepengetahuanku,, dia telah memiliki perempuan lain,,, :( bahkan hubungan mereka sangat dekat... singkat cerita... dia mengakui kedekatannya dengan perempuan itu.. aku bertahan.... karena aku sangat mencintainya.... dengan segala perjuanganku.... tahun ketiga... hubungan kami terus begitu, kami saling menyayangi,, kami saling memberi dan memotivasi... ya Allaah,, kudengar lagi kedekatannya dengan seorang perempuan lain,,, rekan kerjanya,,, hingga beberapa kali dia meninggalkanku hanya untuk menemani perempuan itu... hingga dalam sakitku pun,, aku harus naik bus dari satu kota ke kota yang kami janjikan untuk bertemu,,, yang akhirnya kutau,, dia ga jadi menjemputku karna sedang dengan perempuan lain itu,, :( GOD... dan aku tetap bertahan,,, karena memang aku sangat mencintainya dengan segala pengorbananku.....
ntahlah......

Suatu hari pada bulan Juni 2009,,,,
saat malam,, dia menanyakan suatu hal padaku,, tentang kejujuran...
ya.. dia ingin mengutarakan sesuatu.. inilah rupanya yang ia simpan selama ini..
aku dihubungkan via telepon ke ibunya,,, dan kami bicara..
Dia pernah menikah dan mempunyai seorang anak,,,
ya Allaah,, pertahananku pecah,, aku menangis,, aku sedih,,,
namun aku tak ingin berlarut2,, aku deal dengan hatiku,, dan aku menerimanya,,,
lagi,, karena aku sangat mencintainya... tentang hal ini,, aku tak pernah bicara pada siapapun,, termasuk orang tua dan keluarga besarku,, :(

dia sangat dikenal di tengah keluargaku... semua anggota keluarga mengenalnya... namun aku? aku tak pernah dikenalkan ke keluarganya,, hingga suatu saat,, kami berjanji untuk bertemu di satu kota.. pagi sekali ketika aku akan berangkat, aku mendapatkan telepon bahwa dia sakit dan dirawat.. :( aku menyusulnya.. dan ini kesempatanku bertemu dengan ibunya... kali pertama...
aku bahagia,, karna pada akhirnya aku bisa bertemu dengan ibunya..

hari-hari berlalu,, hubungan kami berjalan seperti biasanya,, dia dengan segala rasa posesifnya yang berlebihna terkadang menyiksaku,,, kekasarannya dalam berbahasa.. ntahlah,,, kadang sabarku hilang, dan kami bicara keras saatu sama lain,, :( anyhow.. aku sangat mencintainya...
hingga suatu saat,,, dia bicara keras sekali,, dan mengusirku,, masih terngiang bagaimana ia mengatakan @ga usah urusi lagi hudp aku, pergi sana dengan hidup kamu sendiri" saat ia baru saja keluar dari rumah sakit,,, aku bertanya keadannnya,, karna aku mengkhawatirkannya,,, tapi yang kudapat adalah balasan itu,, :(
aku memutuskan untuk benar2 pergi... meski sakit,,, dengan segudang kalut,, ya.. aku pergi...
aku mengenal seorang laki-laki lain,, dia mendekatiku,, dengan segala kegalauanku,, aku pun bercerita tentang kisah cintaku,,, :( betapa aku sangat sakit,, betapa aku sangat mencintai kekasihku,,, dia banyak memberi masukan,, dengan cerita2 itu, kami dekat,, dan kami sepakat untuk lebih serius,, dan menerima segala kekurangan masing-masing... aku menutup hatiku untuk kekasih lamaku.. karena segala perjuangan tahunanku,, tak ada artinya buat dia,, :(
mantan kekasihku berjuang keras,, dan berulangkali mengatakan bahwa ia ingin menjumpaiku... dia menghubungi siapapun teman, kerabat, keluarga, rekan kerja dan orang-orang yang mengenalku... aku tau semua itu,, mereka pun menghubungiku,,,, hatiku terlalu sakit,, dan aku ga sanggup untuk bertemu dengannya,, karena benih cintaku masih sangat bergelora untuk mantanku itu... ya.. aku sangat mencintainya... sangat mencintainya... ntahlah apalagi yang harus aku korbankan demi dia... dan ntah mengapa semua itu tak ernah cukup membuatnya sadar bahwa akulah orang yang sangat mencintainya dalam kondisi apapun,,,,,
segala perjuangannya membuatku luluh,,, aku melihat sebuah keseriusan... begitu pun keluarga besarku,,,, aku memutuskan untuk meninggalkan lelaki yang baru ku kenal,.. tak banyak kenangan dengannya,, hanya hitungan bulan saja,,, dan ga ada yang sangat spesial... sangaaattt jauh jika dibandingkan dengan perjuanganku yang tahunan dan segala pengorbanan... ya.. kami sepakat kembali membina hubungan kami dan dia berjanji dengan segala bentuk janji2nya yang baik2...

dia ingin sekali melamarku,,, ya Allah,, bahagianya aku,,,, mendengar itu,,, namun, papaku belum mengijinkan... aku sedih,.. tapi kami berusaha keras untuk mendapatkan ijin ituu,, terlebih ibuku,, yang sangat mendambakan seorang menantu,,, ibuku berusaha keras,, menghubungi banyak rekannya untuk merayu papaku,,, kerabat,, dan keluarga besar,,, banyak sudah orang yang merayu papa,, dan sengaja datang dari jauh untuk melembutkan hati papa... tak terhitung berapa banyak air mata menetes di pipi ibu.... *I do love you, Mom*,,,, kakakku pun pernah bahkan berdebat dengan papa.. seorang paman bahkan diusir.. tapi semua terus berjuang,,, dan alhamdulillah,,, akhirnya papa mengijinkan....
rasanya lega... karna tinggal satu perjuangan lagi,,, menunggunya melamarku,,,
keluarga besar telah bersiap,,, kami menanti,,, hari demi hari,, minggu demi minggu,, bulan demi bulan....
Allaaahu akbar.... ntah dosa apa,,,, aku mendengar kabar yang sangat menyakitkan.... Dia mencintai seorang gadis lain.... Masyaa Allaah,, tak sanggup aku mendengarnya... ntahlah,,,,, sungguh aku runtuh,,, aku diam,, aku perih.....

maafkan,, aku tak sanggup meneruskan tulisan ini.. mungkin lain kali akan kulanjutkan,,,, perihku sangaaat dalaamm,,, dan tak terbayang bagaimana sedihnya IBUKU,,,,, I DO LOVE YOU, MOM.... FORGIVE ME,,,,,
Selengkapnya...

I love u mom..

ya Robb,,, ujian kali ini sungguh berat... sangat berat ya Robb,,
Dia,,, orang yang selama ini mengisi hariku,,,
dari dia kumengenal dosa itu, dari dia kutau sakitnya cinta...
sungguh aku penuh dosa ya Allaah...
masihkah ada ruang ampun untuk diri ini?
masihkah pantas hamba ini memohon padaMU?

Dia boleh sakiti aku,, membuatku perih,, bahkan mati.. tapi kumohon,, jangan sakiti ibuku.. jangan khianati beliau,, jangan beri beliau perih.. sudah sangat banyak tekanan hidupnya,, sangat banyak beban hidupnya.. mencari nafkah, untuk biaya hidup dan berobat papa, dan harus mengurus papa yang tak kunjung sembuh dan bahkan semakin menurun kondisi kesehatannya...

Sakit di dirinya pun tak lagi beliau rasa,, ditambah lagi keadaanku..
ingin rasanya aku pergi,, menjauh dari beliau.. agar tak lagi terlihat wajah sedih ini di hadapannya.. untuk biarkan beliau mendengar berita gembira saja dari jauh...
namun apa daya... beginilah garis hidup ini..

Ya Tuhan,, jika memang ini semua adalah salahku.. hukumlah aku ya Robb..
tidak ibuku,,,, jangan beliau....

ya Allaaaaahhhhh

"grave girl'







Selengkapnya...

Lelaaahhh

Aku lelah ya Allaaah....
sampai kapan perjalanan ini begini? penuh aral melintang? penuh perih, berliku. Apakah aku benar2 tidak pantas mendapatkan kebahagiaan? Kenapa semua pihak hanya menyudutkanku? seolah aku lah yang paling salah? aku terhimpit, aku terjepit, aku tak tau harus berbuat apa. Aku tak ingin mengecewakan siapapun.. tapi apa dayaku? kenapa aku yang dipojokkan? kenapa seolah semua mata memandangku sinis? menghujam, menusuk. Ingin rasanya aku pergi, hengkang, escape.. tapi kemana? saat semua orang telah memandangku sinis. Sekitarku telah memandangku sebelah mata. aku tak lagi berguna. untuk apalagi hidup ini? bahkan, orang--orang yang sangat kucintai, sangat kuharapkan menjadi pelindungku pun telah memandangku sebelah mata, dan terus menekanku.. aku lelaaah ya Allaaah...

Selengkapnya...

LONELY...

Pagi ini aku tersenyum sendiri.. lucu.. menertawakan diri.. suatu waktu aku ingin sekali benar2 sendiri, menyendiri, tidak bertemu siapapun, tidak terlibat pembicaraan dengan siapapun, tidak disapa siapapun, tidak mendengar perkataan siapapun, tidak diusik oleh seorangpun... Namun.. tiba-tiba pula kala kesendirian itu datang, aku merasa kesepian, aku merasa tak berguna, aku merasa tak siapapun peduli, aku merasa semua orang egois, aku merasa hina, aku merasa sedih...

Manusiaaa....
iyakah? apakah semua orang pernah merasakan hal yang sama? lalu, sebenarnya siapa yang egois? siapa yang hanya memikirkan diri sendiri? siapa yang hanya ingin ikuti inginnya sendiri? hmmhh.. sungguh egonyaa...
ID, EGO, SUPEREGO, akhirnya aku mengingat lagi teori itu..

dinamika jiwa, atau ke'labil'an jiwa? atau?
yaa.... jawaban yang kutemui saat internalisasi ini bergejolak adalah "DIA"...
sang maha pencipta, maha pengasih, maha penyayang... DIA maha pemberi nuuurr.. cahaya dalam tiap waktu.. kusadari, aku tak pernah sendiri.. aku tak pernah ditinggalkan olehNYA, kecuali sebaliknya.. jika aku yang menginginkan kesendirian itu, jika aku yang pergi dari NYA.. ya.. DIA sang maha segalanya... Energi bagi jiwa... yang tak pernah letih memberi berkah atas apapun..

SUBHANALLAH...........

THANKS GOD FOR EVERYTHING...

ME when am feeling lonely... Selengkapnya...

Aku Rinduuu

sungguh aku sedang dirundung rindu. Rindu pada dirinya yang telah lama mengisi hatiku. maafkan jika kata ini mengusik hari-harimu. sungguh aku rindu.. sangat rindu.. hingga tak mampu berfikir.. sampai kapankah kuharus menunggu waktu? aku ingin selalu denganmu. aku ingin selalu ada kamu dalam hari-hariku.. aku ingin melakukan banyak hal hanya dengan dirimu.. kini yang kutau, aku sangat merindumu. aku rindu... sungguh.. diri seperti kehilangan gairah uktun lakukan apapun. aku sungguh merindukanmu jiwaku... Selengkapnya...

Kejujuran hati

Sungguh tak ada yg menjadi obsesi hidup ini selain membahagiakan orangtua dan membina rumahtangga, membesarkan anak2 denganmu... Dan kebahagiaan orangtuaku itu,, adalah rumah tangga anaknya... Kuberharap semua itu bisa kuwujudkan bersamamu...

Tapi mengapaa.. Mengapa semua seperti menghalangi perjalanan ini? Jika engkau selalu mengatakan semua itu karna diriku sendiri, aku telah bingung, apalagi yg harus aku lakukan.. Engkau bilang obsesi, aku punya banyak obsesi,,, tapi semua runtuh karna obsesiku tentangmu... Menjadi organisator, perintis, intelektual, dst... Tapi semua itu biarlah kukubur bersama mimpi2 indah...
Kini.. Aku hanya menjalankan kewajibanku di kantor, sehari2 aku hanya diam di ruanganku dgn segala kepenatan, sekali2 ditugaskan ke luar kota, selaluuu saja jadi masalah... Obsesi apa?? Obsesi apa?? Tidak sedikit tawaran bergengsi utk menjadi bagian dari kajian2.. Tp aku sadar, engkau tidak menyukai itu..

Telah aku sampaikan, aku bahkan siap berhenti bekerja jika memang itu maumu.. Lamarlah aku...

Berbagai alasan disampaikan, segala bentuk... Mulai dari kesiapan, finansial, kemudian waktu... Menanti memang bukan hal yang mudah, aku yakin, semua orang pun akan merasakan hal yang sama.. Apakah salah jika aku pun merasakan hal itu? Kegelisahan, gundah, dst,,,

Aku sudah tak tau harus berbuat apa.. Ya Allah,, kuatkan iman ini... Kadang perbuatan bodohpun kulakukan... Minum obat2an yg ntah, berharap jatuh sakit dan mati.. Aaahh... Jika saja bunuh diri itu halal... aku merasa tak sanggup menjalani semua ini.. Aku ga tau harus berbuat apa....

Hanya pada air mata kumampu mengadu.. Seperti pagi ini... Perih... Tercabik2 rasanya... Tuhaaaaaaaannnnn aku tak sanggup..... Aku tak mampuuuu......
Jika memang takdir hidup ini harus sendiri, biarlah aku sendiri.. Dan beri pemahaman itu pada orangtuaku.... Biarlah aku sendiri.... Jika memang menikah itu punya banyak tuntutan...
Biarlah sendiriiiii... Biarlah tanpa cintaa... Aku tak sanggup dengan siksa bathin ini...... Mengapa semua yang aku lakukan hanya salah? Mengapa setiap langkah hanya salah?? Mengapa??

Sungguh aku tak sanggup....
Panggil aku tuhan...
'DEWE'
Selengkapnya...

Bundaa....

Bunda...
Belum usai deritamu... Masih terus berselimut cobaan... Maafkan aku bunda.. Aku belum mampu membuatmu bahagia... Maafkan aku yang masih saja memberi beban dalam hidupmu...

Bunda...
Aku tau isi hatimu..
Sebagai manusia biasa, engkau pun punya keterbatasan utk terus bersabar...
Aku sadar, cuekmu adalah perhatianmu..
Marahmu, adalah rasa sayangmu...

Bunda...
Sejujurnya, tak setitik pun kuingin membuatmu menangis.. Tak ingin lagi ada luka di hatimu.. Tak rela melihatmu bersedih.. Tapi percayalah.. Semua itu tidak dengan sengaja aku lakukan... Aku ingin membuatmu bahagia... Aku ingin membuatmu bangga memilikiku...

Ya Tuhan...
Andai saja hati ini mampu bicara.. Betapa aku paham keperihan jiwa beliau.. Tapi apa yg harus aku lakukan?

Ya Allah... Berilah petunjukMU...
Agar aku mampu membuat beliau bahagia...
Sungguh abdiku untukmu, Bunda....
Be strong... I know, You're strong...
Forgive me.... :(

'Me', in loneliness..

Selengkapnya...

I know, I'm strong..

Memories, stories, journey of life...
Hari-hari yang kujalani berasa tak pernah berarti..
ya,,, mungkin itu jawabnya..
Aku jauh dariMU...

Ya Allah.. ampuni segala khilaf ini...
segala hiruk pikuk hidup ini..
segala keangkuhan jiwa..
yang terkadang mempertanyakan keberadaanMU... ASTAGHFIRULLAAAHH..
Robbighfirli...

Sungguh bukan hal yang mudah mengalahkan diri sendiri,,
berperang dengan perasaaan..
aku letih.. jiwaku lelah..
penantian panjang yang ntah..
aku tak paham..
aku terjepit..
aku tak tau harus kemana berlari selain padaMU.. ya Robb..

perih ini semakin terasa..
ketika semua sisi telah menakan dan aku sendiri..
aku benar-benar sendiri..
diam pada jiwa yang merintih..


Tuhan..
Jika memang ini ujiMU..
berilah ujiMU ini sesakit-sakitnya..
agar aku belajar dari semua..
agar aku lebih mampu berdiri tegak..
dan... dampingi jalanku ini...
Aku tau.. Aku kuat..
Ya, I'm strong... I'm strong...
Selengkapnya...

Papa, I love you

"dari kecil sekolah jauh, baru selesai papa sakit,, jangan sedih ya nak,, ini nasib papa,," ungkap papa siang ini, saat kutukar bajunya yang sudah tak nyaman karna sudah berkeringat... hmmhh,, papa.. kalimatmu sangat menyentuhku,, bulir mutiara menitik lagi,, tak sanggup mendengarnya. suaramu parau saat itu,.. menahan tangis...

papa...
Aku kuat,,
Aku anakmu yang mandiri,, Engkau yang membuatku seperti ini..
Tempaan dari kecil yang semi militer membuatku mampu berdiri tegak hingga saat ini,, meski kerapkali harus tersandung dan tersungkur,, tapi aku tetap kembali berdiri pa...

Papa,,,
aku bangga padamu...
Wejanganmu,, nasehat-nasehatmu...
"hidup harus punya prinsip",,, meski dengan nada tinggi kala itu,,
aku paham maksudmu..

hmmmhhhh,,,
so much to say about you,,
terlalu banyak bahkan..
semoga kesehatan selalu dilimpahkan untuk papa..
semoga diberi kesabaran menghadapi dan menjalani hidup, \
meski tak lagi sempurna..

I love you papa..
Aku akan jadi seperti yang engkau inginkan...
Aaamien,,
Selengkapnya...

resah,,,

lama sudah tak menulis...
semakin banyak menyimpannya di hati..
tapi,, lama2 mumet juga,,

semakin hari semakin berat
ntah kemana akan dibawa..
ujian ini masih panjang rupanya...

aku merindukanmu, aku ingin bersandar meski sekejap,,
salahkah aku masih memiliki keinginan itu?
tak pernah hilang dari benakku,,
semua kisah, semua cerita, semua yang pernah kita lalui bersama,,


aku merasa hidupku tak bermakna..
tanpa pegangan, tanpa tau arah tujuan,,
tanpa kutau arah melangkah
aku rindu masa-masa itu
aku rindu kala itu
ntahlah,,,,
Selengkapnya...

Papa,,,

siang ini, tak kuasa aku menahan bulir airmataku,,hufffhh, Papa,,, mengapa dirimu terlihat begini? Betapa aku mengenalmu sebagai seorang yang kuat, tak kenal lelah, mandiri, pekerja keras, humoris, penuh optimisme, ceria dan cerdas...Kini,,, engkau begitu lunglai, terbaring lemah tak berdaya, separuh tubuhmu tak lagi seperti dulu,, bahkan tak lagi mampu berdiri,,, engkau menjadi sagat tergantung pada orang lain,, tak lagi melihat dunia luar dan menghabiskan waktu hanya di tempat tidurmu.... banyak kalimat yang terkadang tak mampu engkau cerna,,, kemampuan komunikasipun menurun,, Papaku sayang,,,Maafkan aku yang terkadang membuatmu sedih,,, maafkan jika terkadang aku membuatmu emosi,, aku yang terkadang mengabaikanmu.. Dan maafkan aku belum mampu menjadi seperti yang engkau harapkan,,,Semoga Allah memberikanmu kekuatan, kesabaran dalam menanggung semua sakitmu,, semoga Dia yang maha segalanya memberikanmu kesembuhan... Seperti dulu lagi.. Kami merindukan masa-masa indah itu... Kami rindu ceriamu.. kami rindu ungkapan-ungkapan tegasmu,,, Berikan kasihMu ya Allah,, kepada beliau...Amien,,,
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Selengkapnya...

............ Lagi

Kuingin kau tau.... Isi di hatiku..
Mgkn isi kepala juga. Karna banyak orang yang hati dan kepalanya alias otaknya tak sejalan. Begitu juga dgn aku mgkn,,,, logikaku telah marah, dan butuh kejelasan, tapi hatiku begitu berat utk bisa memutuskan... Tapi sampai kapan?? Hanya terus begini? Dengan segala tanya, ketidakjelasan, keperihan, ketertindasan,,,, air mata bunda, keluhan papa,,, blm suara-suara yang tak bertanggung jawab... Sementara? Aku tak mampu menjawab apapun,,,,,

Aku harus mengalahkan egoku,,, untuk milikinya,,, dia tidak tercipta untukku,,, tidak,,, aku harus sadari itu... Dia milik orang lain,,, dan logikaku berkata bahwa ini bukan jalanku.... Tapi kenapa hati berat lepaskannya??

I CAN!! Yes, I CAN!!
Harus bisa. Dan harus bersikap. Tak sedikitpun keseriusan tersirat, tak ada rencana masa depan, aku tak pernah ada.... Aku hanya hiasan,,, yang hanya harus ada ketika dibutuhkan....
Aku tidak dimanusiakan,,,, aku..... Tidak dihargai, aku tidak dimuliakan, aku bahkan tak punya harga....
Lalu, apalagi???

Ntah apa yang bisa membuatmu berfikiran bersih, punya rasa menghargai,,,,, bertanggung jawab.... dan bisa lebih membuka mata dan sadar,,,,,
Semoga suatu saat ini bisa terjadi....
Meski engkau tak harus untukku...

Akankah aku kuat?? Akankah aku mampu? Ya, Aku MAMPU, harus mampu untuk masa depan lebih baik....
Bismillah.... Ya Allah,,, berikan jalan terbaik dan tempat berbagi terbaik dalam hidup ini,,, untuk benar2 menggapai ridloMU,,,, Amien ya Robbal Alamien,,,.....

'Grave'
Dalam sunyi
Powered by Telkomsel BlackBerry®fullpost">

Selengkapnya...

Ga tau lagi

Lagi2 kata yang sama 'PROSES'. Proses macam apalagi yah? Bukankah dari dulu sudah berproses? Proses seperti apa? Ada ga yah, excuse yang lebih bagus, drpd sekedar kata 'proses' terus?? Sebenarnya punya hati ga yah? Kira2 kalau sendirinya merasakan gimana jadi org yang mengalami.... Piyyyuuuuhhhhhh,,,,,,

Ga tau lagi harus gimana..
Ga tau lagi hrs berbuat apa,,,
Ga tau juga hrs memutuskan apa..
Tapi hrs mengambil sikap... Daripada harus jadi pesakitan untuk waktu yang ntah sampai kapan...

Sabar? Rasanya sudah cukup sabar...
Waktu juga yang telah menunjukkan semua..
Cuma permainan kotor seorang manusia yang tak punya perasaan...
Yang begitu ego memikirkan kebahagiaan sendiri,,,
Semoga sukses dengan diri sendiri...

Semoga kutemukan jiwa yang tenang dan damai...
Yang membawaku ke ketenteraman yang benar...
Pada kedamaian yang diimpikan,,,
pada hidup yang penuh bahagia dan tawa dalam ridloNYA.... Amien ya Allah....

'Di sudut kamarku yg tak terawat'
Grave girl
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Selengkapnya...

tidak harus pakai judul

Hidup... Begitu rumitnya...
Untuk menulis ini pun aku males.. Banget. Shubuh ini terjaga dan ingatan tertuju pada seseorang yang empat tahun belakang mengisi hidupku.. Ketidakjelasan,, ketertekanan... Kemarahan... Kebencian dan yang tak bisa dipungkiri, kasih sayang.. Telah bercampur baur menjadi satu...
Kenapa kisah ini begitu rumit? Kenapa kisah ini tidak seperti kisah2 indah lainnya? Kenapa pada akhirnya harus seperti ini? Kesia-siaan telah menjadi nyata,,, segala yang dilakukan telah tidak ada harganya...
Semua hanya berujung tangis.. Perih di segala sisi... Jiwa aku hampa.. Tak tau harus merasa apa... Aku benar2 labil... Kemana hendak ku utarakan segala resah ini selain padaMU ya Allah? Tersimpuh aku menangis di hadapanMU... Aku dhoif.. Aku rapuh...salahkah jika aku pun ingin bahagia? Seperti mereka? Seperti org2 yang dengan segala senyum dan tawa mengisi hari2nya?
Bunda....
Maafku atas segala dosa... Segala keputusan yg telah mengecewakanmu... Seandainya engkau tau bunda.. Bagaimana perih ini.. Bagaimana perjuangan ini.. Bagaimana jiwa ini... Andai engkau tau bunda... Penderitaan bathin ini.. Tak sanggup jika lagi2 harus melihatmu menangis... Hati ini telah tak berbentuk..
Selengkapnya...

Forgive me...

It's not my desire..
It's not even an intention...
It's all by nature that I am like this lately..

turn to my desperation..
beyond all hopes and wishes
hope someday it will change
either better or worse

deep inside my heart
I want all the best for ours
but all process force me to be,,,
in this decision

ignorance
longing of trust
meaningless things
and no where destination

forgive me...
again,,,
forgive me for everything..
just let me deal it myself
with my own feeling and heart....


Selengkapnya...

Kabut Asap











Kabuut asap sudah menjadi langganan tiap tahun di kotaku...
Dua hari lalu, bandara sempat ditutup karna terbatasnya jarak pandang. Kemarin sudah mulai membaik.. Tadi malam, hujan deras banget, aku berharap pagi harinya bisa menghirup udara segar. Tapi apa yang terjadi tidak seperti yang kukira,,, kabut semakin tebal... dan aku yang biasanya mengendarai motor, akhirnya dipaksa mengendarai mobil orang tua, karna Ibuku khawatir tebalnya asap.. *merusak paru-paru*
Menjelang ke kantor, kusempatkan mengambil foto-foto diatas. Lalu lintas macet, karna tidak hanya kabut, hujan deras tak kunjung berhenti, dan pak polisi tak jaga di jalan,,, :(

Semoga, kejadian ini idak terulang lagi,, jangan lagi menjadi langganan kita...
Dan yang suka membakar hutan untuk kepentingan sendiri disadarkan Allah, karna dampaknya terhadap banyak makhluk hidup.. tidak cuma manusia...

Selengkapnya...

TEGURANMU...

Innaa lillahi wa innaa ilaihi rooji'uun
Sesungguhnya kami milik Allah, dan kepadaNYA kami kembali....

Ungkapan ini seringkali kita dengar tiap kali mendapatkan musibah, atau kerabat yang meninggal atau kehilangan sesuatu....
Namun pagi ini, ungkapan itu benar2 berulang-ulang kuungkapkan....
Ya Allah... sungguh kami tidak memiliki apa-apa di atas bumi ini kecuali hanya titipanMU, apapun bentuknya. Yang kami mampu hanyalah berusaha mengumpulkannya untuk membantu kehidupan kami dan beribadah kepadaMU... Memeliharanya dengan baik untuk mendukung tugas kami sebagai khalifah di atas bumi ini... menjalankan ibadah padaMU..
Wamaa kholaqtul Jinna Wal Insana Illa Liya'buduun... (QS.51:56) "Dan tidaklah aku ciptakan Jin dan Manusia kecuali untuk beribadah".


Rabu, 30 September 2009, Gempa besar merubah wajah negeriku.. khususnya kota tempatku pernah menimba Ilmu pengetahuan, Sumatera Barat.. getarannya pun dirasakan hingga ke tempatku berteduh saat ini. Ratusan orang meninggal, ratusan pula luka, ratusan lainnya masih terperangkap dalam gedung yang roboh, ratusan lainnya kehilangan sanak saudara dan harta benda.

Televisi tak henti-henti memberitakan evakuasi para korban. kuhela nafas panjang...
Kenapa tak henti-henti cobaan, teguran, atau hukuman dariMU ya Allah? Tsunami besar, sekian banyak gempa, kebakaran, Asap tebal, Wabah penyakit yang semakin aneh.. Allahu Akbar.. Masya Allah....

Semakin aku sadari bahwa hidup ini hanya milikMU,, apalagi yang patut kami sombongkan? semoga kami selalu dalam lindunganMU ya Allah... semoga kami dapat mengambil hikmah dari semua kejadian ini. Semoga ini cukup membuat kami ingat bahwa hidup ini adalah titipan, umur ini titipan, kami tidak memiliki apa-apa selain pinjaman dariMU...

Ya Allah, beri kekuatan bagi semua muslim yang tertimpa musibah, mudahkanlah proses evakuasi, sehingga jenazah bisa dikebumikan dengan baik sesuai SyariatMU... dan berikan tempat terbaik di sisiMU mereka yang Engkau panggil, semoga mereka termasuk orang-orang yang Husnul Khotimah.... Amien...

Allahummaghfir lahum, Warhamhum, Wa'aafihi, Wa'fu 'anhum....
Selengkapnya...

KEJUJURAN.....

Keberulangan lagi dan lagi. Kebaikan yang selalu dibalas dengan rasa sakit dan perih. Jika saja seisi dunia ini selalu jujurdan terbuka. Andai saja semua orang hanya mengatakan yang benar dan tidak membuat kebohongan, untuk alasan apapun. Kebohongan tetaplah kebohongan, apapun alasannya. Semakin banyak yang tercium, semakin banya yang diketahui, namun semakin tanpamalu bersikukuh dirinya benar. Masya Allah.... Semoga kami selalu dijauhkan dari hal-hal seperti ini ya Allah....



LIE....

Apapun bentuknya, kecil, besarn bertujuan baik atau tidak, tetaplah namanya LIE. Karangan kafir aja sehingga ada white lie dan ntah lie jenis apalgi. Bagi saya kebohongan tetaplah kebohongan mengatakan sesuatu yang tidak terjadi, atau melebihkan kejadian, mengatakanyang tidak itu iya, dan yang iya itu tidak.



Kejujuran menjadi langka. Ketulusan menjadi suatu yang jarang terjadi. Inikah tanda-tanda kemunafikan? Aku mengetahuinya.... Aku mengetahui yang terjadi, lalu kenapa mengatakan yang salah? Yang tidak terjadi? Dan tidak mengakui yang terjadi? Sudah terbalikkah dunia ini? Sampai kapan kebohongan-kebohongan ini dipelihara? Sampai kapan selalu menemukannya? Sampai kapan harus menanti kejujuran?? Begitu beratkah, sulitkah untuk jujur? Untuk mengatakan yang sejujurnya? Percayalah, kebohongan-kebohongan itu hanya akan melilit lehermu sendiri....



Ya Allah....

Tunjukkanlah bawa yang benar adalah benar....

Berikan kami petunjukMU....

Amien....

Powered by Telkomsel BlackBerry®
Selengkapnya...